Joko Widodo saat salat di salah satu masjid di Jakarta, Mei 2014.

dJoko Widodo mengusulkan waktu debat calon presiden tahap keempat yang jatuh pada Minggu, 29 Juni 2014, disesuaikan dengan jadwal salat Tarawih. Ini karena pada hari itu umat Islam telah memasuki ibadah bulan Ramadan.

“Tarawih nomor satu, presiden nomor dua. Makanya debat mestinya dilaksanakan setelah salat Tarawih saja,” kata Joko Widodo, Rabu 25 Juni 2014. Dengan demikian, penonton Muslim pun bisa salat Tarawih dulu sebelum menonton debat.

Debat capres-cawapres biasanya dimulai pukul 20.00 WIB. Namun, pada jam itu selama bulan Ramadan, umat Islam masih melakukan ibadah salat Tarawih di masjid-masjid.

Menurut Joko Widodo, waktu yang pas untuk memulai debat capres-cawapres yakni pukul 20.30 atau 21.00 WIB. Dengan demikian, ibadah yang nomor satu bagi Muslim tak terganggu. Terlebih, peserta debat dan timnya pun mayoritas umat Islam.
g

Meski salat Tarawih sesungguhnya bisa dilakukan lebih malam, kata Joko Widodo, umat Islam di Indonesia sejak dulu telah terbiasa melakukan salat Tarawih tepat usai salat Isya, yakni pukul 19.00 WIB. “Makanya lebih baik waktu debat saja yang digeser,” ujar mantan wali kota Solo itu.

Debat putaran keempat tanggal 29 Juni nanti sesungguhnya merupakan debat calon wakil presiden, bukan capres. Pesertanya ialah Hatta Rajasa dan Jusuf Kalla. Debat itu akan mengambil tema Pembangunan Sumber Daya Manusia serta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. (art)

ssumber : http://politik.news.viva.co.id/news/read/515769-joko-widodo-usul-debat-capres-keempat-digelar-usai-tarawih

 

About Fajar Rizky Hogantara

I am the BIg Family of SH Terate

Posted on June 25, 2014, in Politik News. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: