MEMBUAT PAKAN UNGGAS SENDIRI – DOWNLOAD

MEMBUAT PAKAN UNGGAS SENDIRI

 

www.sentralternak.com

E-mail: sentralternak@yahoo.com

 

Pakan unggas?

Mungkin suatu istilah momok lama bagi peternak unggas terutama para peternak ayam ras (pedaging dan petelur). Bagaimana tidak, harga pakan yang tidak bisa stabil ditambah harga produk yang ikut tidak stabil salah satunya adalah karena pengaruh dari pakan. Maka tak sedikit para peternak ayam ras yang stress, merugi sampai gulung tikar karena tidak bisa mengikuti permainan harga pakan sehingga beralih usaha kepada jenis usaha yang mempunyai ‘sedikit’ kestabilan harga baik harga untuk pakan maupun harga hasil produknya. Ada yang banting setir untuk mencoba beternak ayam kampong, itik petelur dan pedaging, bahkan ada yang mencoba beternak kambing dan sapi. Salah satu penyebab berfluktuasinya harga pakan ayam ras adalah ada beberapa komponen bahan penyusun pakan yang mesti harus impor.

Banyaknya pemain baru dalam bisnis ayam kampong kami rasakan sendiri sebagai penyedia DOC ayam kampong. Saat sekarang ini kami merasa kewalahan melayani pesanan DOC ayam kampong dari berbagai penjuru nusantara. Tak kurang dari 4000-5000 ekor DOC ayam kampong kami produksi  per minggunya, tapi karena jumlah permintaan yang melebihi kapasitas produksi maka pembeli harus indent (pesan).

Banyaknya peternak ayam kampong yang sadar dan melakukan kegiatan usaha beternak ayam kampongnya beralih dari system pemeliharaan ekstensif ke system pemeliharaan secara intensif. Karenanya factor pakan tidak bisa diabaikan dan perlu mendapat perhatian lebih karena pakan mempunyai pengaruh besar dalam model pemeliharaan secara intensif. Pakan ayam kampung sebenarnya masalah sederhana, akan tetapi muncul pertanyaan, apakah efisien kalau kita memberikan pakan ala kadarnya atau dengan memberikan pakan ayam ras pada ayam kampong kalau dilihat dari tingkat produksinya? Dan setelah dihitung dan di ambil kesimpulan bahwa memang sangat tidak efisien kalau kita berikan pakan ala kadarnya atau pakan ayam ras full kepada ayam kampong. Maka usaha apa yang sekiranya bisa dilakukan untuk menekan biaya pakan dan keuntungan bisa meningkat ?

Salah satu usaha yang bisa dilakukan adalah dengan membuat pakan sendiri untuk ayam kampong setelah melakukan usaha penghematan dengan efisiensi penggunaan pakan.  Jangan terbayang dulu masalah kerumitan dan njlimet urusan membuat dan mencampur pakan sendiri. Kalau mau belajar insyaallah semua bisa diselesaikan yang penting kedepankan dulu sikap kemauan dan rasa optimis tinggi. Seorang peneliti tidak mesti hanya sekali dalam menemukan karyanya, yang terpenting adalah terus berusaha menemukan.

Pemberian pakan pada ayam kampong pada dasarnya sama dengan ayam ras yakni berdasar pada tingkat umur, fase pemeliharaan, dan system pemeliharaan yang digunakan. Pakan untuk ayam kampong tidak boleh diabaikan. Mengapa? Karena pakan adalah aspek yang sangat vital bagi kehidupan ayam. Tanpa adanya pakan yang tercukupi kebutuhan nutrisinya maka pertumbuhan ayam kampong akan terganggu.  Berikut akan kami sajikan tabal kebutuhan protein dan energy metabolisme sesuai tingkatan fase pemeliharaan.

 

 

 

Tabel 1. Kebutuhan protein dan energy metabolisme untuk ayam kampung pedaging

FASE

UMUR

PROTEIN (%)

ENERGI METABOLISME (KKAL/KG)

Brooding

1-14 hari

22

3050

Starter

14-30 hari

20

3100

Grower

31-60 hari

19

2900

Finisher

>61hari

16-18

3000

 

Table 2. kandungan nutrisi beberapa bahan pakan yang biasa digunakan untuk pakan unggas :

Bahan baku

Protein (%)

Lemak (%)

Serat kasar (%)

Energi (kkal/kg)

Batas (%)

Bekatul

10.2

7.9

8.2

1.630

75

Broiler konsentrat

41-42

6

5

2800

40

Bungkil kedelai

41.7

3.5

6.5

1.540

30

Bungkil kelapa

20.5

6.7

12

1.540

15

Gandum

11.9

1.9

2.6

3.000

20

Jagung

9

3.8

2.5

3.430

50

Layer konsentrat

32-34

6

6

2500

40

Pollard

16.2

4.3

7.7

2.970

25

Sagu

1.9

1.19

4.68

2.630

25

Tepung bekicot

60.9

7

4.5

3.010

3

Tepung gaplek

1.5

0.7

0.9

2.970

20

Tepung ikan

53.9

4.2

1

2.640

20

Tepung tulang

12

3

2

5

 

Untuk pakan yang perlu mencampur dan meramu sendiri supaya kandungan nutrisi sesuai dengan yang dibutuhkan oleh ayam kampong berdasar fase pemeliharaan ada hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut :

  1. Kandungan nutrisi bahan pakan yang akan dijadikan campuran atau untuk meramu pakan
  2. Ketersediaan bahan yang kontinyu dan stabil dalam hal kualitas
  3. Bahan tersebut tidak bersaing dengan kebutuhan pokok manusia (food)
  4. Harga bahan baku relatif murah dan terjangkau

Berikut akan kami sajikan contoh perhitungan dan meramu pakan ayam kampong secara sederhana. Kita akan menyusun pakan untuk ayam kampong grower sebesar 19%. Bahan yang akan kita pakai untuk mencampur  adalah bahan yang mudah di dapat seperti:

Konsentrat ayam petelur (124 P)        40% x 34%      = 13.6%

Jagung                                                 45% x 9.0%     =   4.0%

Dedak/bekatul                                     15% x 10.2%   =   1.5%          +

Jumlah                                                                       = 19,1%

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dengan terpenuhinya nutrisi pakan yang cukup maka kita akan bisa memantau jumlah komsumsi pakan dan berat badan mingguan ternak ayam kampong kita :

 

Table 3. Konsumsi pakan dan berat ayam kampong standart

Umur (mgg)

Konsumsi pakan (gr/ekor/mgg)

Berat badan (gr/ekor)

1

50

80

2

90

120

3

160

210

4

260

280

5

260

350

6

290

460

7

340

520

8

390

590

9

440

640

10

480

700

11

530

760

12

590

810

 

Angka yang menunjukkan berat badan ayam kampung di atas adalah termasuk angka yang rendah dan cukup standar, kenyataan di lapangan menunjukkan sekitar 10-20% dari ayam kampong  yang kita pelihara sudah bisa mencapai berat 600-800 gram pada umur 8-9 minggu. Sekali lagi, ini adalah perhitungan sederhana dan mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi peternak pemula.  Saran dan kritik selalu kami nantikan untuk perbaikan kita bersama*(SPt)

Anda dapat mencopy isi artikel ini sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan sumbernya: www.sentralternak.com

 

Salam Kenal ..
Kami Produsen tepung ikan yang berlokasi di jl. Raya bypass krian kav. 101 – Sidoarjo.
dengan kadar protein 45% – 50%. Bahan baku : pilet ikan surimi, ikan petek, ikan tuna dan Bone Meal ( tepung tulang sapi)
Adapun spek Tepung Ikan :
– Protein          : 45% – Harga : Rp. 4.700/kg
– Protein          : 50% – Harga : Rp. 5.400/kg
– Moisture        : Max. 12%
– Kalsium         : Min. 10%
– Phosfor         : Min 4%
– Serat kasar    : max. 3%

Tepung ikan yang kami produksi menggunakan campuran atau tambahan “Bone Meal” untuk menaikkan kadar kalsium. Kandungan kalsium (Ca) yang ada pada Tepung Ikan kami hampir sama dengan jumlah kandungan kalsium (Ca) pada MBM. sangat sesuai untuk unggas petelur dan pertumbuhan unggas. Kalsium merupakan unsur yang paling esensial dalam pembentukan kulit telur dan untuk menghasilkan kualitas telur terbaik.

– Untuk awal pemesanan dan pembuktian tepung ikan kami, pemesanan order bisa 1 ton.
– Kami siap mengirim contoh tepung ikannya ke alamat Bpk/Ibu.
Trima kasih.
Contack person: TANTO
Tlip: (031)70889819, 08121740404, 08175003911
Email : hartanto_te@yahoo.co.id

Bottom of Form

Categories

file dapat di download di dini

About Fajar Rizky Hogantara

I am the BIg Family of SH Terate

Posted on December 19, 2013, in UNGGAS. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: