FUNGISIDA dan BAKTERISIDA ORGANIK

By Timbul Sunarno

Beberapa formula pengendalian jamur dan bakteri penyebab penyakit tanaman tersebut adalah sebagai berikut :

  1. 1.      Pengendalian dengan Tetumbuhan
  2. Cara 1. Dengan empon-empon

Bahan

 

Cara membuat dan Aplikasi

–    Jahe           : 1 kg

–    Lengkuas   : 1 kg

–    Kunyit       : 1 kg

–    Labu siam : 1 kg

Semua bahan dihaluskan à diperas dan diambil airnya à siap digunakan dengan dosis 20cc/ltr (k/p tambahkan 2 butir telur ayam untuk bahan perekat dan sekaligus protein bagi tanaman)
  1. Cara 2. Bunga kertas atau Bougenville

Bunga kertas atau bougenville dapat juga digunakan sebagai bahan pestisida alami.

Bahan

 

Cara membuat dan Aplikasi

–    Daun kertas  : 1 kg

–    Susu sapi      : 1 ltr

Masukkan daun bunga kertas kedalam air mendidih selama 24 jam à tambahkan susu sapi rebus à saring à siap dipakai digunakan dg dosis 100 cc/ltr.
  1. Cara 3. Kenikir (marigold)

Kenikir selain daunnya dapat dimanfaatkan sebagai sayuran, kenikir yang warna bunganya berlainan dapat digunakan sebagai bahan pestisida alami.

Bahan

Cara membuat dan Aplikasi

–    Bunga kenikir 1kg

–    Bisa ditambahkan bahan lain

Masukkan bunga kenikir dalam air mendidih sebanyak 10 ltr selama 24 jam à saring à siap pada  tanaman yang terkena nematoda
  1. Cara 4. Daun Sirih dll

Bahan

 

Cara membuat dan Aplikasi

–    Daun Sirih  : 6 g’gam

–    Belerang     : ¼ kg

–    Labu Siam  : 2 kg

–    Jinten          : ¼ kg

Semua bahan dihaluskan à simpan 1 minggu à saring à siap digunakan dg dosis 100cc/ltr
  1. Cara 5. Tembakau

Bahan

 

Cara membuat dan Aplikasi

Daun tembakau 200 kg (sebaiknya limbahnya) Bahan dirajang menjadi serpihan kecil à Benamkan di sekitar perakaran tanaman atau bersama pupuk/ha luasan
  1. Cara 6. Biji Mimba

Bahan

 

Cara membuat dan Aplikasi

–    Biji mimba    : 20 gr

atau

–    Daun mimba : 50 gr

–    Sabun colek  : 1 gr

–    Air                : 1 liter

Haluskan biji atau daun mimba à campurkan dalam 1 liter air à tambahkan 1 cc deterjen cair/sabun colek à simpan 24 jam à disaring à siap digunakan dg dosis ?
  1. Cara 7. Daun Cengkih

Ramuan untuk mengendalikan jamur Fusarium oxysporum penyebab penyakit busuk batang pada tanaman panili

Bahan

 

Cara membuat dan Aplikasi

Daun cengkih 50-100 gr Bahan dihaluskan à taburkan/benamkan ke dalam tanah di sekitar perakaran sebanyak 50-100 gr/tanaman
  1. Cara 8

Mengatasi busuk batang dan layu pada tomat

Bahan

 

Cara membuat dan Aplikasi

–    Daun bambu muda

–    Kunir

–    Bengle

–    Daun bambu dihaluskan à rendam dalam 10 liter air ≥ 6 jam

–    Rendam kunir dalam 2 liter air

–    Rendam bengle dalam 2 liter air

–    Campurkan semua bahan à tambahkan 10-20 lt air à siramkan pada tanaman dan media tanahnya

  1. 2.      Pengendalian dengan Jamur Antagonis  (Jamur Trichoderma)
  2. Pembiakan cara 1.

Bahan dan alat

 

Cara membuat dan Aplikasi

–    Bekatul

–    Stater  Trichoderma

–    Alat pengukus

–    Plastik

–    Tampah

Katul diperciki air sampai macak-macak/tidak basah betul/pero à kukus sampai matang à di ler pada tampah yang bersih setinggi 10 cm sampai dingin à Inokulasikan biakan jamur kemudian tutup rapat dengan plastic à simpan pada suhu kamar
  1. Pembiakan cara 2.

Bahan dan alat

 

Cara membuat dan Aplikasi

–    Sekam/bekatul

–    Gula

–    Soblok/kukusan

–    Kompor

–    Kantong plastik

Sekam/bekatul dikukus sampai mendidih à angkat dan kering anginkan sampai dingin à masukkan ke dalam plastik dan berikan jamur Tricoderma bersama larutan gula 0,1 % à simpan dalam suhu kamar selama 3 hari à bila muncul spora warna putih berarti pembuatan jadi

Jamur Tricoderma yang sudah tua/jadi berwarna hijau kehitaman

Fungisida dan Bakterisida Organik Sederhana

Bahan dan alat

 

Cara membuat dan Aplikasi

–    Daun rondo noleh, daun mindi, daun suren, daun tikusan, daun klereside, daun batang blekokan, kliko semboja, kliko pule, buah bawangan, daun kinang, jahe, laos, kunir masing-masing 1 kg

–    Air 7 liter

Semua bahan ditumbuk halus à dicampur air à saring à siap digunakan dg dosis 20 cc/ltr

 

Teh Kompos lawan Penyakit tanaman

–          Teh kompos atau air ekstrak kompos ternyata dapat dipakai untuk melindungi tanaman dari penyakit/ patogen daun. Juga sebagai inokulan guna memperbaiki dan meningkatkan mikroflora tanah. Penelitian di mancanegara menunjukkan, ekstrak kompos efektif mengendalikan penyakit tanaman. Antara lain Phytophora infestants di kentang dan tomat,Botrytis cinerea di stroberi, Fusarium oxysporum, plasmopara viticola (embun tepung) di anggur, dan Sphaerotheca fuliginea (embun tepung) di mentimun.

–          Komponen aktif dalam ekstrak kompos yang telah dikenali termasuk bakteri (Bacillus), kapang (Sporobolmyces, dan Cryptococcus), serta jamur. Juga bahan kimia bersifat antagonis seperti phenol dan asam amino. Melalui sterilisasi, dan penyaringan nonaktif, ditunjukkan kemanjuran ekstrak kompos karena peran organisme hidup yang ada dalam larutan itu.

Bahan dan alat

 

Cara membuat dan Aplikasi

–    Kompos  : 1 kg

–    Air          : 5 ltr

Bahan dicampur à diaduk merata 2 – 3 minggu à saring à siap digunakan

 

Selamat Mencoba
SALAM PETANI

download file-nya di sini

 

About Fajar Rizky Hogantara

I am the BIg Family of SH Terate

Posted on April 25, 2013, in PESTISIDA NABATI. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: